Tampilkan postingan dengan label Diet Ketogenik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Diet Ketogenik. Tampilkan semua postingan

Resep Keto : Donat Empuk dan Lembut

Resep Keto : Donat Empuk dan Lembut  - Bila donat karbo sangat mengembang sehingga agak susah dibentuk, lain halnya dengan donat keto yang sangat mudah dibentuk karena adonannya tidak sampai semengembang donat karbo. Sayangnya donat keto masih belum bisa terbentuk white ring sedikitpun. Tapi tekstur dalamnya sudah lumayan empuk dan lembut seperti donat pada umumnya.

Resep Keto : Donat Empuk dan Lembut
Resep Keto : Donat Empuk dan Lembut 

Resep Keto : Donat Empuk dan Lembut 

Resep donat keto ini saya modifikasi dari resep di group KF dan berdasarkan step-step donat karbo yang ada di facebook.


Bahan Donat Keto Empuk
  • 100 g tepung keto
  • 1 sdt ragi instant (saya pakai merk Fermipan)
  • 100 ml air hangat
  • 1 butir kuning telur
  • 20g butter suhu ruang (jangan diencerkan)
  • 4 sachet diabetasol atau sesuai selera
  • 1/8 sdt garam himalaya
  • 2g bread improver (saya pakai merk Bakerine Plus)

Bahan Topping Donat Keto Empuk


  • Olesan cream (cream cheese + butter + diabetasol + sedikit vanilla extract)
  • Almond slice sangrai
  • Almond cincang sangrai
  • Keju parut
  • Dark chocolate (saya pakai Dark chocolate Lindt 85%)

Cara membuat Donat Keto Empuk


  1. Larutkan diabetasol dengan air hangat di dalam gelas.
  2. Tuang ragi ke atas air, tutupi gelas dan diamkan sebentar sampai keluar buih-buih yang menandakan ragi masih aktif.
  3. Campur tepung keto, bread improver, kuning telur dan tuang larutan ragi sedikit-demi sedikit sambil diaduk menggunakan sendok garpu/whisker sampai menggumpal.
  4. Uleni adonan beberapa saat kemudian masukkan butter dan garam, uleni kembali sampai kalis.
  5. Diamkan adonan sekitar 1 jam atau sampai adonan mengembang 2x lipat.
  6. Kempiskan adonan dengan ibu jari, pipihkan dan lipat.
  7. Gilas adonan dengan ketebalan sekitar 1 cm.
  8. Masukkan cetakan donat ke dalam tepung keto kemudian cetak adonan dengan cara menekan sampai putus.
  9. Diamkan donat yang sudah dicetak sekitar 25 menit.
  10. Goreng kedua sisi donat sampai berwarna kecoklatan, angkat dan tiriskan.


Hasil resep donat keto ini lumayan enak, tidak berasa tepung ketonya, teksturnya  juga empuk dan lembut. Untuk toppingnya, saya menggunakan cream cheese yang dihaluskan dengan butter dan diabetasol, kemudian saya taburi almond slice dan ada juga bisa menggunakan almond cincang. Untuk topping coklat, saya menggunakan dark chocolate Lindt 85% yang dilelehkan terlebih dahulu. Anda juga dapat menggunakan taburan keju di atas cream cheese. Selamat berkreasi.

(Ketofastosis Indonesia)

Manfaat Diet Keto untuk Diabetes

Manfaat Diet Keto untuk Diabetes - Diet ketogenik (diet keto) disebut-sebut dapat membantu orang yang ingin menurunkan berat badannya dengan cepat dan bisa menurunkan kadar gula darah. Oleh karena itu, banyak yang beranggapan bahwa diet keto untuk diabetes sangat cocok. Tapi apakah diet ketogenikbenar aman untuk dilakukan pengidap diabetes?

Manfaat diet keto untuk diabetes

Manfaat Diet Keto untuk Diabetes

Diet ketogenik merupakan diet yang memiliki prinsip mengonsumsi lemak yang tinggi dan karbohidrat dalam jumlah yang sangat rendah. Karbohidrat yang diperbolehkan dalam diet ini kurang dari 30 gram per hari, sedangkan sisa kebutuhan karbohidrat digantikan dengan asupan lemak. Diet keto saat ini dipercaya dapat menjadi salah satu diet yang ampuh untuk membuat berat badan turun dengan cepat. Meski pada awalnya, diet ketogenik diterapkan sebagai salah satu perawatan dalam penanganan penyakit epilepsi.

Karena dapat menurunkan berat badan dengan cepat dan memiliki prinsip dasar rendah karbohidrat, diet ketogenik ini dianggap cocok bagi para penderita diabetes. Orang yang mengalami diabetes – entah itu diabetes tipe satu atau diabetes tipe dua – tidak memiliki kemampuan atau mengalami gangguan dalam mengolah gula di dalam tubuhnya, sehingga kadar gula darahnya akan selalu tinggi.

Dengan mengonsumsi karbohidrat yang sangat rendah dan mengandalkan sumber energi dari lemak, banyak yang menganggap bahwa diet ini dapat mengendalikan kadar gula darah penderita diabetes serta membuat mereka mengalami penurunan berat badan.

Resiko diet keto untuk diabetes

Sampai saat ini diet keto masih menjadi perdebatan, sebab beberapa penelitian menyatakan bahwa diet ini baik untuk dijalani, namun sebagian lainnya menemukan jika banyak efek samping yang timbul.

Sebenarnya, diet keto untuk diabetes ini cukup berisiko jika dilakukan tanpa pantauan ahli gizi. Diet ketogenik memaksa tubuh untuk dengan cepat menggantikan sumber energi yang harusnya didapatkan dari karbohidrat menjadi lemak.

Memang, cadangan lemak akan berkurang dan kemudian berat badan juga akan menurun. Namun di balik proses berubahnya lemak menjadi energi, tubuh menghasilkan zat lain yang disebut dengan keton. Keton merupakan asam yang dihasilkan jika energi tak berasal dari gula (karbohidrat). Terlalu banyak zat keton di dalam tubuh justru akan menimbulkan gangguan fungsi tubuh lainnya.

Efek samping jangka pendek yang mungkin terjadi pada penderita diabetes jika menerapkan diet ketogenik yaitu:


  • Sakit kepala
  • Sering buang air kecil
  • Mengalami sembelit, sebab dengan mengurangi karbohidrat Anda jadi cenderung mengurangi asupan sayur dan buah.
  • Merasa sering kelelahan.
  • Mengalami gangguan fungsi saraf, seperti mudah lupa.
  • Sedangkan dampak jangka panjang yang dapat dialami para penderita diabetes adalah gangguan fungsi ginjal, meningkatkan risiko patah tulang, serta berisiko mengalami diabetes ketogenik.



Lalu, Diet yang seperti apa yang baik untuk Diabetesi?

Meskipun memiliki gangguan dalam mengolah gula di dalam tubuh, para penderita diabetes tetap memerlukan karbohidrat sebagai sumber utama energinya. Jumlah karbohidrat minimal yang harus dipenuhi para penderita diabetes dalam sehari yaitu sekitar 50% dari kebutuhan kalori total. Atau sekitar 130 gram karbohidrat minimal yang harus ada setiap harinya.

Namun, hati-hati dengan pemilihan jenis karbohidratnya. Para penderita diabetes tidak boleh lagi mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat sederhana, seperti gula, madu, susu kental manis, atau makanan yang memiliki rasa manis dari gula. Sebaliknya, mereka harus memenuhi ebutuhan karbohidrat kompleks yang didapat dari nasi, ubi, mie, bihun. Tapi, inipun tidak boleh sembarangan. Pilihlah makanan pokok sumber karbohidrat kompleks yang mengandung banyak serat seperti gandum utuh atau nasi merah. Jenis makanan ini cenderung memiliki indeks glikemik rendah yang cenderung aman bagi kadar gula darah si penderita diabetes.

Jadi pada intinya, bukan masalah pengurangan karbohidratlah yang harus dilakukan oleh pengidap diabetes, melainkan bagaimana cara memilih karbohidrat yang baik dan tepat agar kadar gula darahnya tidak melonjak. Hal ini juga harus diiringi dengan pemilihan sumber makanan lain, yang tentunya tepat dan sesuai dengan kebutuhan si penderita diabetes. Oleh karena itu, pengidap diabetes sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu pada ahli gizi agar mendapatkan panduan makan yang sesuai dengan kebutuhannya masing-masing.

(Ketofastosis Indonesia)

Manfaat Diet Ketogenik

Manfaat Diet Ketogenik - Dalam banyak penelitian, diet ketogenik terbukti mampu membuat orang yang menderita diabetes kembali ke gula darah yang normal tanpa obat atau ketergantungan ketika menjauhkan diri dari makan karbohidrat / gula selama setahun. Diet ketogenik juga menurunkan trigliserida atau lemak darah, bahkan setelah makan makanan berlemak kadar trigliserida turun lebih dari 50 persen!

Manfaat Diet Ketogenik

Manfaat Diet Ketogenik
Manfaat Diet Ketogenik

Diet ketogenik juga baik untuk kesehatan jantung dan pembuluh darah karena trigliserida bisa turun 51 persen (dibandingkan dengan diet rendah lemak hanya dapat mengurangi lemak darah ke 19 persen dan meningkatkan profil kolesterol secara keseluruhan). Bahkan, ada perbaikan dalam ukuran kolesterol LDL sehingga tidak menjadi kolesterol “buruk” dan kolesterol HDL yang dianggap baik meningkat secara signifikan pada diet ketogenik sangat rendah karbohidrat dibandingkan dengan diet rendah lemak (13% vs 1 % saja).

Disamping sebagai sumber energy, Keton juga memberikan banyak keuntungan untuk metabolism seperti :


  • Mempercepat peluruhan lemak sehingga menurunkan berat badan.
  • Memberikan energi/stamina yang lebih tahan lama dengan otot yang lebih kuat.
  • Otak menjadi lebih fokus.
  • Kesehatan saluran pencernaan meningkat.
  • Dan sedang dipelajari, peran keton dalam memperpanjang umur dengan menghambat penuaan yang diakibatkan oleh stres oksidatif, inflamasi dan radikal bebas.


Dengan semua keuntungan di atas, akan sangat baik jika tubuh kita bisa menghasilkan keton secara optimal atau dalam keadaan ketosis.

(Ketofastosis Indonesia)

Asal Usul Keton

Asal Usul Keton - Keton  berasal dari lemak jenuh yang akan teroksidasi di hati dalam bentuk asam lemak (fatty acid), dan hasil dari lemak yang tidak teroksidasi akan dikonversi menjadi keton, dalam bentuk AcAC atau asetoasetat dan β-hidroksibutirat, dimana Keton ini adalah sumber energi pengganti glukosa. Dalam otak manusia yang telah dibatasi asupan karbohidratnya, maka keton akan menggantikan glukosa sebagai sumber energi atau bahan bakar. Keton yang membuat manusia bisa bertahan hidup kepunahan.

Asal Usul Keton
Asal Usul Keton


Jaman dahulu jika manusia dalam masalah misal kelaparan, sulit untuk mendapatkan buruan atau makanan, otaknya bisa tetap aktif dengan menggunakan keton yang berasal dari lemak, meskipun tidak ada makanan atau asupan karbohidrat / gula.


(Ketofastosis Indonesia)

Kenapa harus ada pembatasan karbohidrat dalam Diet Ketogenik?

Kenapa harus ada pembatasan karbohidrat dalam Diet Ketogenik? - Ketika makanan yang mengandung karbohidrat (segala bentuk gula, dan pati) dicerna, mereka akan diubah menjadi GULA DARAH di dalam tubuh. Makin banyak karbohidrat yang kita makan, makin besar nilai gula darah. Gula darah yang tinggi dalam tubuh adalah RACUN untuk tubuh. Memang gula darah yang telah di proses dalam liver di gunakan atau dipecah sebagai sumber energi atau “bahan bakar” oleh kebanyakan orang di jaman ini.

Pembatasan Karbohidrat
Pembatasan Karbohidrat


Mengurangi karbohidrat akan mengurangi level GULA DARAH yang akan menyebabkan berpindahnya jalur biokimia dari tubuh menggunakan glucose (gula darah) menjadi menggunakan metabolisme LEMAK. Saat itulah tubuh akan menjadi Ketosis. Dan saat tubuh sudah berhasil menggunakam lemak sebagai sumber energi, akan banyak efek positip yang didapat. Diet Keto baik untuk metabolisme tubuh, efisien energi, penurunan berat badan/weight loss, dan mengatasi bahkan mengurangi asam lambung naik, sendi pegal, juga untuk penyakit metabolisme lainnya terutama diabetes, epilepsi dan kanker.


Profesor Dr Jeff Volek telah mempelajari selama 15 tahun tentang bagaimana dampak dari pembatasan karbohidrat pada manusia. Beliau menjelaskan tentang diet ketogenik seperti yang dikupas di bawah ini.

(Ketofastosis Indonesia)